Ehm..tulisan perdana di blog gue..Tepat di hari pertama gue melihat dunia untuk pertama kali hampir seperempat abad yang lalu.
*tersipu-sipu*
Gue termasuk kaum awam dalam dunia perbloggeran, walopun sebenernya suka banget blog walking, tapi baru kali ini gue berniat mo nulis di blog. Wahai kaum expert, hamba minta tolong diajarin.
*sambil menarik-narik baju hoek, antobilang, extremusmilitis, dan empunya blogger-blogger kelas wahid lainnya*
Bikin account wordpress ini juga sebenernya karena “terpaksa”. Iya, terpaksa karena suatu hari, blog yang sering gue kunjungin masang pengumuman mo tutup. Mo ditutup dan postingan hari itu gak bisa langsung dikasih comment kaya’ biasanya. Jadi harus punya account dulu di wordpress. Demi menyumbangkan suara sumbang supaya blog itu gak ditutup jadinya gue dengan “terpaksa” bikin account deh di wordpress. Sebenernya dalam hati gue berkata, “Yah..! Kenapa?” “Siapa yang nyuruh nutup?” [cemberut mode:ON] Gue mengutuk-ngutuk dalam hati, padahal itu blog yang bener-bener top markotop! (op cit. Bondan Winarno) Beber-bener beda dari blog yang laen. Maksudnya, blog-blog tempat gue biasa mampir belum ada yang memberikan pengalaman membaca semenarik blog yang satu ini. Sebenernya gue juga baru tau blog ini beberapa hari yang lalu, gue lupa tepatnya, tapi gue taunya dari comment di blognya Pakdhe Rovicky. Awal tertariknya memang karena avatarnya cantik punya. [cemberut mode: OFF genit mode: ON] Tapi setelah baca salah satu postingannya…busyet…kok ada yang serasa bergetar dan sesak di dada gue? Gue lanjutin baca postingan-postingan yang lain…gue gak habis mengerti, kok perasaan gue jadi campur aduk ya? Perasaan tadi pagi-pagi datang ke kantor baik2-baik aja (yaa..ketauan gue ngeblog di kantor).
[genit mode : OFF]
*celingak celinguk..khawatir bos sedang mengawasi*
Postingannya sih lebih seperti diary si empunya blog dalam menjalani kesehariannya, sosok yang dalam bayangan gue ceria, lemah lembut, penyayang, tegar, dan selalu berserah diri pada Tuhan serta memiliki orang-orang yang sangat menyayangi di sekelilingnya. Tapi sayang hidupnya hanya tinggal 18 bulan… MENURUT VONIS DOKTER! Bukan menurut TAKDIR TUHAN! Karena takdir Tuhan siapa yang tau? Si empunya blog divonis menderita Leukimia Leukemia stadium 2 (maaf kalo salah, ntar gue cek lagi), tapi dia mampu menyikapi penyakit dan kemungkinan singkatnya usianya dengan sangat bijaksana. Kalo dengan kata-kata gue sendiri, menyikapinya dengan sangat manis.
MANIS???
Kalo baca dari tulisan-tulisannya gue kagum banget sama cewe ini. Hari-harinya dijalani dengan penuh cinta dan kasih sayang. Kaya’nya kok perfect banget ya. Apalagi kalo cewenya ternyata cantik, waduh..bisa cair gue, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tapi sayangnya dia menderita leukimia leukemia, itu yang membuatnya nggak perfect. Ato justru karena leukimia leukemia itu yang membuatnya tampak begitu perfect?
Gak tau ah…
Kembali ke permasalahan mau ditutupnya blog tersebut. Begitu sudah buat account wordpress, langsung deh gue bikin comment yang mengiba-iba supaya blog itu gak ditutup. Gak kebayang nasib hari-hari gue di kantor kalo gak ada tulisan-tulisan dari dia, si empunya blog, lagi.
Loh, ini tujuannya ngebelain blog itu apa takut gak ada kerjaan di kantor sih?
*bingung*
Manusia-manusia yang sudah sering wara wiri di dunia blog pasti tau tentang perseteruan (ato kesalahpahaman ?) beberapa empunya blogger yang menghangat sekitar seminggu terakhir ini. Blog kesayangan gue divonis merupakan blog fiksi oleh beberapa blogger lain yang sepertinya lebih senior. Si empunya blogger leukimia merasa dipaksa untuk menutup blognya atau kemungkinan dia menanggung konsekuensi lain yang mungkin lebih berat. Sekali lagi, pada kalimat-kalimat sebelum ini, semuanya merupakan kemungkinan yang gue interpretasikan sendiri dari postingan-postingan yang ada di blog mereka. Jadi bukan merupakan fakta kejadian yang sebenarnya. Fakta yang sebenarnya? Hanya di antara mereka sendirilah yang tau.
Kok nyebutnya si empunya blogger leukimia leukemia sih?
*cuma bisa nyengir*
Nah, buat gue si manusia bodoh yang merasa mendapat pencerahan dengan adanya tulisan-tulisan Cut Istiqomah Meutia Syaeful (maaf kalo salah tulis) ato yang biasa dipanggil Ade ato yang suka kalo dipanggil Diajeng di blognya, akan ngerasa tiba-tiba gelap.
Ngomong dari tadi kek kalo yang bikin blog itu Ade.
*sekali lagi, cuma bisa nyengir*
Kenapa ngerasa gelap?
Mati lampu tolol!
*langsung kabur*
Sumpah deh, blog yang berjudul Sayap itu bener-bener membuat gue merenung. Merenungi apa yang sudah gue perbuat di setiap hari yang gue jalanin untuk menunjukkan bahwa gue bener-bener menghargai setiap nafas yang dikasih Allah buat gue. Untuk menunjukkan bahwa gue sudah bisa memberikan arti untuk kehidupan orang lain. Bukan cuma buat diri gue sendiri. Bahwa kemudian blog itu true story atau fiksi seperti yang dituduhkan, what the hell.
Sebenernya nggak sepenuhnya masa bodoh juga sih, soalnya gue juga masih ngikutin perkembangan kasus ini. Tapi bukan untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, hanya mencari tambahan ilmu bagaimana tiap orang memandang dari kacamata masing-masing tentang masalah ini. Cuma itu aja. Nggak lebih! Dan keliatannya masalah ini sudah mulai mereda, tapi kayak’nya belum benar-benar tuntas..tas..tas. Peduli amat, yang jelas sekarang Sayap Ade udah mulai mengepak lagi, Diajeng udah nulis lagi, dan gue ada kerjaan lagi di kantor. Wakakakak….
Yah, gw harap kamu terus nulis, De. Ingatkanlah kami-kami yang tersesat ini untuk selalu mensyukuri semua anugerah-Nya. Bukankah semua blogger itu basodara? Dan sesama saudara harus saling mengingatkan bukan?
*bernafas lega, akhirnya ada tulisannya juga di blog gue*
Selamat datang … Ade disini, menjadi yang pertama.
-Ade-
!
Makasih De, btw kamu gak ikut2an pake bahasa gaul ya?Pertamax! ^____^
Selamat datang
*salaman*
*liat header*
wow, mantap… melambangkan suara blog untuk dunia. Semoga.
Hai tukangkopi, terus diupdate ya blog ini…
FYI, Leukemia, not Leukimia
!
Terimakasih bung anto *memeluk*
Thx buat koreksinya, maklum orang kampung.
Wah sesama tukang kopi dilarang dempetan warung nya
Cuman nyasar mas,.. ga ada niat macem T_T
!
waks! tukang kopi juga? kalo saya sebenernya mantan tukang kopi mas. warung saya udah diangkut sama satpol PP. salam kenal, boleh mampir ya di warung kopinya?
ngutang boleh gak?
*disiram kopi panas*
Wakakakaka. glek! uhuk! uhuk! (kesedak kopi pait)
!
mbok ya pelan-pelan toh mas kalo minum itu
lam kenal
mampir dulu achh…
*mereguk nikmat segelas kopi robusta*
hooo…
)
hoooooo…
hoooooooooo…….
hohoho…
be te we, saia ini blogger cufu lho mas? baru 3 bulan umurna, ko ya disamain sama anto tho?
ah ya, fokokna “selamat datang diblogosphere kawand!” sori saia teladh ngucafin selamad datangnya
ah ya, saia taruh dibookmark yak!
!
makasih sambutannya
*menerima kalungan bunga dari hoek*
saya juga sudah bookmark situ
Maaf lho, kelamaan baru balas dan Selamat Datang di Blogosphere yaks, Keep On Blogging Spirit
Itu baru bener, aku ndak ter-masuk euy, aku juga sama seperti diri-mu, masih butuh banyak belajar
!
memang biasanya yang udah jagoan itu punya ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk
panjang amat yud…buset..
ndak penting amat, chik!!