Selamat ulang tahun Arimbi, aku pergi (2:flashback)
May 27, 2008
Bagaimana aku akan bercerita tentang hari itu? Bukan dimulai dari aroma segelas kopi yang meliuk-liuk di pagi hari seperti yang biasa kamu buatkan. Tapi sebuah tamparan. Dan kemudian air mata leler dari hulu matamu. Terisak. Setelah itu tanpa kata-kata makian, umpatan, dan segala bacotan penuh amarah yang memberondong. Bibir ranum tanpa gincu itu terkatup. Rapat. [...]